Dunia ini luas namun akan menjadi sempit jika kau hanya bersembunyi di dalam sebuah benda yang disebut rumah... So jangan jadi orang pasif seperti saya bergeraklah buat langkah kakimu menjadi ringan buat tanganmu menjadi tangan yang dapat merangkul orang lain buat telingamu agar dapat mendengar hal-hal yang indah buat matamu untuk melihat hal-hal yang baik dan buatlah bibir mu berucap kata-kata yang menyenangkan bagi orang lain.. dont' be a liar .. be your self and don't be ambitious.
Minggu, 28 Februari 2016
Coretan di 28 Februari 2016
Jangan cari cucian motor di hari minggu di solo... jadi gini.. di tengah pagi yang masih terasa dingin ini aku berniat untuk mencari cucian motor nah gimana enggak niat wong sudah di rancang dari jauh-jauh hari namun yaa... nasib berkata lain gk jadi-jadi so dengan semangat 45 kuputuskan hari ini si biru *motor harus dicuci harus.. karena besok hari pertama masuk kuliah nah kan malu lha ya kalau motor bertabur dengan tanah kecoklatan yang dengan indahnya mewarnai motor biruku.. ya sudah berkelilinglah saya dengan di temani seorang mbak-mbak kos.. sebut saja namanya mawar.... setelah berkelana kesana kemari ditemukanlah sebuah cucian mobil dan motor yang satu-satunya buka di daerah kami dan ternyata harus ngantri guys,,, secara ya emang gini musim hujan,,, kendaraan hasilnya jadi kotor + dekil pastilah banyak orang yang berbondong-bondong mencucikan motor mobil mereka.. ya sudah karena banyak dan aku malas nungguin mas masnya suruh aku balik lagi nanti sore jadi si biru aku tinggal seorang diri yang dengan sedih meratapi dirinya yang kotor.. berlanjutlah kami bersemedi di kos lagi.. setelah melakukan rutinitas di siang hari akupun tidur dan ternyata tidur di siang hari itu aku gk mimpi guys.. secara kalau tidur di malam hari itu hampir always aku mimpi setiap malamnya... aku juga bingung sendiri... lalu setelah itu aku teringat si biru karena langit solo akhir-akhir ini agak susah buat di ajak bersahabat maka dengan hati terbelah saya melangkah ke kamar kos teman saya yang satunya (mbak-mbak yang tadi lagi pergi) kubangunkan dia dan kupinta dia untuk menemaniku ke tempat cucian tadi nasib baik masih di atas kami tak lama setelah mengambil si biru hujan membasahi atap kos kami thanks god bajuku gk basah lagi hari ini muehehe..... malam harinya ada tahlilan 40 hari meninggalnya bapak kos kami... T.T sudah guys sampai sini saja saya menjelaskan dan menceritakan pengalaman hidupku di hari ini mungkin bagi anda yang membaca tulisan ini akan bingung ini blog sebenarnya tema nya apa? saya bilang tidak ada tema karena kegundahan saya jadi saya menulis ini di blog sudah itu saja jangan anggap saya aneh karena sudah biasa... selamat malam...
Sabtu, 27 Februari 2016
Goresan pensil yang berpindah ruang
JENUH
Kantuk datang mendera
Mata tak kuasa terjaga
Rayuanmu hebat terasa
Tak kuasa memberi sapa
Ramai orang disini
Isi hati tak dimengerti
Berapa detik akan kunanti
Bertahan dalam jenuh dan sepi
Jiwaku bergerak maju
Membunuh jenuh yang memburu
Kutanya siapa dapat membantu
Hanya dercit kursi berseru
WARNA
Corak merah di langit biru
Tahun ini menjadi kelabu
Terenyuh dingin bara api
Membeku dalam gua sepi
Derik bunyi hewan liar
Warnaku yang telah pudar
Batang menjadi temanku kini
Semerbak dingin selimuti hati
Pernakah kau tanya padaku
Laku ramai dan senyum sendu
Pernakah kau lihat mataku
Langkah cepat berakhir beku
Kantuk datang mendera
Mata tak kuasa terjaga
Rayuanmu hebat terasa
Tak kuasa memberi sapa
Ramai orang disini
Isi hati tak dimengerti
Berapa detik akan kunanti
Bertahan dalam jenuh dan sepi
Jiwaku bergerak maju
Membunuh jenuh yang memburu
Kutanya siapa dapat membantu
Hanya dercit kursi berseru
WARNA
Corak merah di langit biru
Tahun ini menjadi kelabu
Terenyuh dingin bara api
Membeku dalam gua sepi
Derik bunyi hewan liar
Warnaku yang telah pudar
Batang menjadi temanku kini
Semerbak dingin selimuti hati
Pernakah kau tanya padaku
Laku ramai dan senyum sendu
Pernakah kau lihat mataku
Langkah cepat berakhir beku
Pelangi (ARW)
Tak pernah kulihat hal indah itu lagi
Awan di langit atau hembusan udara
Atau bahkan kehangatan di batu api
Kepergianmu membawa cerita
Tak pernah kudengar hal merdu itu lagi
Hujan di gelap malam embun pagi menyapa
Atau bahkan pelangi berbaris rapi
Kedatanganmu bersisa duka
Dimana hatimu bedegup
Dimana hatimu menangis
Pelangiku telah lama redup
Hilang berbekas baris
Ditulis (ulang) Selasa, 10 November 2015
Post Sabtu, 27 Februari 2016
Awan di langit atau hembusan udara
Atau bahkan kehangatan di batu api
Kepergianmu membawa cerita
Tak pernah kudengar hal merdu itu lagi
Hujan di gelap malam embun pagi menyapa
Atau bahkan pelangi berbaris rapi
Kedatanganmu bersisa duka
Dimana hatimu bedegup
Dimana hatimu menangis
Pelangiku telah lama redup
Hilang berbekas baris
Ditulis (ulang) Selasa, 10 November 2015
Post Sabtu, 27 Februari 2016
Jumat, 26 Februari 2016
Bukan Salahmu
27 Februari 2016
Ini sudah berbeda kau dan aku tak lagi sama
Ini sudah memudar warna mu dan warna ku telah memucat
Kita tak lagi sama
Kita telah berbeda
Boleh jadi kita masih sama
Boleh jadi kita jauh dari berbeda
Aku berucap ini bukan salahmu..... sungguh bukan....
Biarkan mentari bersinar dengan jelasnya
Biarkan sang mega memamerkan gagahnya
Aku tak apa sungguh tak apa.....
Bahkan ketika aku jatuh di belakang
Ketika kau mempercepat langkah
Ketika kau memandang segurat senyum palsu di pipi
Aku berucap ini bukan salahmu...
Mungkin hanya aku si anak kucing yang terlalu mencinta..
Ini sudah berbeda kau dan aku tak lagi sama
Ini sudah memudar warna mu dan warna ku telah memucat
Kita tak lagi sama
Kita telah berbeda
Boleh jadi kita masih sama
Boleh jadi kita jauh dari berbeda
Aku berucap ini bukan salahmu..... sungguh bukan....
Biarkan mentari bersinar dengan jelasnya
Biarkan sang mega memamerkan gagahnya
Aku tak apa sungguh tak apa.....
Bahkan ketika aku jatuh di belakang
Ketika kau mempercepat langkah
Ketika kau memandang segurat senyum palsu di pipi
Aku berucap ini bukan salahmu...
Mungkin hanya aku si anak kucing yang terlalu mencinta..
Bisakah warna merah disebut biru.. sebuah (mungkin) tulisan yang tak bisa dimengerti
26 Februari 2016
Kita tercipta karena ada sang pencipta.. pernahkah terfikir oleh kita kapan kita akan mati dan dimana kita akan mati? Sang kuasa telah menentukan dan kita hanya perlu menunggu, jemari beradu di atas papan ketik pada malam ini entah ini sebuah cerita atau hanya sebuah curahan yang tidak dapat dipahami dengan hati.. aku termenung mungkin sebuah kegalauan yang telah berendam di dalam hati yang sempit ini.. aku memang tak bisa menjadi orang lain dan tak akan pernah ingin menjadi seperti orang lain.. aku menyukai diriku apa adanya tak perlu menjadi orang lain atau meniru orang lain. terkadang aku terdiam mengapa ada orang cantik kenapa ada orang jelek.. ada orang pintar ada orang bodoh mungkin aku memiliki waktu yang panjang yang tidak kugunakan secara efektif sehingga menjadi dunia kosong yang tak berisi.. namun aku sadari hal itu ada karena untuk saling melengkapi.. terkadang hidup pun di isi dengan emosi, amarah, kekecewaan dan hal lainnya.. memahami orang lain mungkin lebih mudah daripada memahami diri sendiri karena terkadang akupun tersesat saat ingin melakukan sesuatu terlalu banyak halangan... terlalu berisik hingga pandanganku menjadi kabur dan semakin gelap.. aku tak mengerti apa yang aku tulis malam ini.. sungguh aku kebingungan dan menulis hal-hal yang tak penting dan bahkan tak memiliki daya tarik ini .. jauh dari sastra atau hal hal yang berbau tulis-menulis jauh dari EYD sangat jauh untuk bisa disebut tulisan atau karangan.. aku menulis mengikuti irama lagu dari band favoritku 5 SOS dibalik kamar kos ku ini, tiga mahluk penghuni kos lain tengah asik membuka mata mereka dan fokus terhadap benda persegi panjang berwarna hitam yang memancarkan berjuta-juta warna dari dalamnnya, mereka tengah menunggu konser afgan penyanyi yang sudah lama berkiprah di dunia musik indonesia ini, di salah satu stasiun tv swasta malam ini.. namun sepertinya aku tak tertarik, aku lebih memilih berdiam diri mengunci mulut rapat-rapat entah mengapa.... dan ingin ku beri tahu blog lama ku ini baru saja kugali dari kuburnya dan aku tengah asik bernostalgia denganya yang padahal tak ada apapun di dalamnya sungguh telah lama kau terbengkalai aku bukanlah pemilik yang baik.. maaf.... selamat malam.......
Kita tercipta karena ada sang pencipta.. pernahkah terfikir oleh kita kapan kita akan mati dan dimana kita akan mati? Sang kuasa telah menentukan dan kita hanya perlu menunggu, jemari beradu di atas papan ketik pada malam ini entah ini sebuah cerita atau hanya sebuah curahan yang tidak dapat dipahami dengan hati.. aku termenung mungkin sebuah kegalauan yang telah berendam di dalam hati yang sempit ini.. aku memang tak bisa menjadi orang lain dan tak akan pernah ingin menjadi seperti orang lain.. aku menyukai diriku apa adanya tak perlu menjadi orang lain atau meniru orang lain. terkadang aku terdiam mengapa ada orang cantik kenapa ada orang jelek.. ada orang pintar ada orang bodoh mungkin aku memiliki waktu yang panjang yang tidak kugunakan secara efektif sehingga menjadi dunia kosong yang tak berisi.. namun aku sadari hal itu ada karena untuk saling melengkapi.. terkadang hidup pun di isi dengan emosi, amarah, kekecewaan dan hal lainnya.. memahami orang lain mungkin lebih mudah daripada memahami diri sendiri karena terkadang akupun tersesat saat ingin melakukan sesuatu terlalu banyak halangan... terlalu berisik hingga pandanganku menjadi kabur dan semakin gelap.. aku tak mengerti apa yang aku tulis malam ini.. sungguh aku kebingungan dan menulis hal-hal yang tak penting dan bahkan tak memiliki daya tarik ini .. jauh dari sastra atau hal hal yang berbau tulis-menulis jauh dari EYD sangat jauh untuk bisa disebut tulisan atau karangan.. aku menulis mengikuti irama lagu dari band favoritku 5 SOS dibalik kamar kos ku ini, tiga mahluk penghuni kos lain tengah asik membuka mata mereka dan fokus terhadap benda persegi panjang berwarna hitam yang memancarkan berjuta-juta warna dari dalamnnya, mereka tengah menunggu konser afgan penyanyi yang sudah lama berkiprah di dunia musik indonesia ini, di salah satu stasiun tv swasta malam ini.. namun sepertinya aku tak tertarik, aku lebih memilih berdiam diri mengunci mulut rapat-rapat entah mengapa.... dan ingin ku beri tahu blog lama ku ini baru saja kugali dari kuburnya dan aku tengah asik bernostalgia denganya yang padahal tak ada apapun di dalamnya sungguh telah lama kau terbengkalai aku bukanlah pemilik yang baik.. maaf.... selamat malam.......
Langganan:
Postingan (Atom)